Mengatur Keuangan Mahasiswa Skripsi

Senin, 13 November 2017 | 00:00 WIB
Mengatur Keuangan Mahasiswa Skripsi

Masa-masa pembuatan skripsi merupakan masa yang sangat menyusahkan bagi seluruh mahasiswa, tidak hanya pengerjaannya yang sangat sulit dan membutuhkan pengerjaan berulang kali, skripsi terkadang juga memakan biaya mahasiswa.

Pada saat pengerjaan skripsi, kamu membutuhkan cara untuk mendapatkan data, misalnya saja dengan mengadakan penelitian atau survei.

Tentunya ada dana yang harus dikeluarkan untuk masing-masing cara, misalnya saja kamu harus membelikan makanan atau suvenir sebagai terima kasih atas waktu dan kesediaan mereka mengikuti survei.

Selain itu pengerjaan skripsi yang memerlukan pencetakan sumber (tulisan ilmiah), pinjaman buku, pencetakan draf skripsi, dan lainnya juga membutuhkan dana.

Oleh karena itu, tidak sedikit dari mahasiswa tahun akhir yang sering mengeluhkan uang jajannya yang hampir habis terutama menjelang tanggal tua. Jika kamu salah satunya. 

Silakan mulailah cara berikut ini untuk berhemat sehingga tidak kesulitan secara finansial dan dapat sepenuhnya fokus pada pengerjaan skripsi, berikut adalah tips-tipsnya:

1.    Tabunglah uang 1 semester sebelum skripsi

Kamu dapat mulai menabung untuk biaya pengeluaran pada saat skripsi 1 – 2 semester sebelum penyusunan skripsi dimulai.

Misalnya skripsi akan dimulai pada semester 6, maka kamu dapat mulai menyisihkan uang sedikit demi sedikit dari semester 4 atau semester 5.

Biasanya, Rp 100.000 sudah tergolong cukup untuk biaya penyusunan skripsi.
Semakin besar dana yang mampu disisihkan, semakin besar pula tabungan yang akan dihasilkan nantinya.

Jika memang dana yang mampu disisihkan hanyalah sedikit, maka bermainlah dengan waktu, yang artinya, sisihkanlah uang tersebut dengan jangka waktu yang lebih lama.

Dengan cara ini, kamu tidak akan kesulitan keuangan nantinya dan dapat meringankan beban orang tua juga.

2.    Meminjam lebih baik daripada membeli

Skripsi yang berkualitas adalah ketika skripsi tersebut akurat dan didasarkan pada penelitian ilmiah. Tentunya untuk mendapatkan data tersebut kamu harus mencarinya dari buku-buku atau tulisan ilmiah.

Dibandingkan membeli dengan harga yang mahal, kamu dapat meminjamnya dari perpustakaan atau memfotokopi buku tersebut.

Kamu pun dapat memanfaatkan buku-buku dari kakak kelas yang sudah tidak dipakai atau dari teman yang mempunyai buku tersebut. Kecanggihan teknologi serta keterbukaan informasi juga memberikan keleluasaan untuk mendapatkan informasi dari internet.

Dengan memanfaatkan lingkungan sekitar, kamu akan mampu menghemat dana yang cukup banyak.

3.    Membantu dosen dalam pengerjaan proyek

Biasanya dosen akan melakukan proyek-proyek penelitian untuk pendidikan lebih lanjut mereka, kamu dapat memanfaatkan momen ini untuk lebih dekat dengan dosen sehingga dosen akan lebih sering memantau hasil dan kemajuan skripsi tersebut.

Kedua, kamu pun dapat menikmati fasilitas yang didapatkan oleh dosen untuk pengerjaan skripsi ini, yang berarti kamu dapat menghemat biaya skripsi, ketiga, biasanya dosen akan memberikan suntikan dana untuk pengerjaan penelitian tersebut. Tidak hanya menghemat kamu pun akan mendapatkan lebih.

4.    Lakukan survei dengan cermat

Hal yang harus diperhatikan pada saat pengadaan survei, pertama adalah bagaimana survei tersebut disebarkan.

Survei tidak berarti harus dicetak di atas kertas, kamu dapat mengadakan survei berbasis online, baik menggunakan jasa survei monkey atau google survei.

Angket dengan menggunakan internet dapat disebarkan dengan cepat dan gratis. Jika memang harus mencetaknya, cetaklah angket menggunakan kertas bekas.

Selain cara menyebarkan angket, suvenir yang diberikan pada koresponden juga dapat memengaruhi besarnya jumlah uang yang dihabiskan.

Suvenir yang diberikan sebagai ucapan terima kasih tidak perlu mahal, bahkan barang-barang sederhana seperti gantungan kunci ataupun pulpen pun dapat kamu gunakan.

Belilah barang dengan grosir contohnya dengan mengumpulkan pesanan dari teman-teman juga dapat menghemat pengeluaran kamu.

Opsi terakhir adalah pekerjaan sampingan

Jika keempat opsi tersebut sudah dilakukan dan kamu tetap merasa kesulitan keuangan, tidak ada salahnya untuk mencari pekerjaan sampingan seperti pelayan kafe atau restoran, atau menjadi pekerja lepas waktu.

Carilah pekerjaan di luar jam kuliah, selain tidak memakan terlalu banyak waktu dan tenaga, kamu pun berkesempatan untuk mendapatkan uang tambahan. Selain materi, kamu pun dapat pengalaman baru.

Perlu diperhatikan, janganlah terlalu asik mencari uang. Nanti skripsi bisa terbengkalai karena terlalu menikmati proses bekerja yang boleh dikatakan lebih menantang. Prioritaskan menyelesaikan skripsi hingga tuntas.

 

Tim KompasKarier

Referensikan teman kamu