Menabung Pada Pekerjaan "Entry Level"

Kamis, 10 Agustus 2017 | 00:00 WIB
Menabung Pada Pekerjaan

Sebagai Pekerja, Anda mungkin memiliki banyak tanggung jawab, baik itu berkaitan dengan komitmen kerja atau keluarga. Selalu ada keperluan untuk pertemuan, menghadiri lunch meeting, atau tugas keluar kota. Di samping itu, Anda juga tak boleh melewatkan acara pernikahan atau ulang tahun keluarga.

Untuk menyeimbangkan banyak peran dan tanggung jawab itu secara efektif, keamanan finansial adalah jawabannya. Sebagai orang yang baru bekerja di awal usia 20-an, mungkin hal ini akan sedikit menyulitkan Anda. Namun mengelola uang sebenarnya tidak serumit yang Anda bayangkan. Coba ikuti beberapa petunjuk berikut.

Memiliki rencana keuangan. Tidak ada "usia yang tepat" untuk memulai perencanaan keuangan. Entah itu Anda baru berusia 20-an dan baru mulai bekerja, atau baru memiliki sedikit uang di rekening bank. Memiliki rencana keuangan merupakan langkah pertama menuju kemandirian dan keamanan.

Selalu cek pengeluaran yang Anda habiskan, dan tuliskan daftar perencanaan Anda selanjutnya yang membutuhkan persiapan dana. Misalnya untuk melanjutkan sekolah, menikah, atau tabungan untuk rumah tangga kelak.

Dengan cara ini Anda akan termotivasi untuk menyimpan uang meski tidak diharuskan dalam jumlah yang besar. Setidaknya, setiap bulan Anda akan memiliki tabungan untuk kebutuhan di masa yang akan datang.

Jangan tergantung pada orang lain. Tetap mengecek untuk apa saja uang Anda dibelanjakan. Meskipun tidak ada salahnya untuk meminta bantuan dari keluarga, akan tetapi hal ini sebaiknya jangan membiasakan diri untuk bergantung kepada keluarga. Anda tak ingin seterusnya menjadi tidak mandiri dalam hal keuangan, kan?

Berinvestasi dengan bijak. Asuransi atau produk tabungan dan investasi yang ditawarkan oleh berbagai bank juga bisa dijadikan langkah untuk mengelola keuangan dalam jangka panjang. Namun hati-hati saat membeli produk investasi. Jangan melompat ke setiap skema investasi hanya karena teman Anda menyarankan untuk melakukannya. Pastikan apa yang Anda lakukan memang sesuai  untuk kondisi Anda sendiri. Ingat, yang Anda investasikan adalah uang Anda sendiri. Jangan hiraukan penilaian Anda mengenai ide yang cocok untuk Anda sendiri.

Cari yang rendah risiko. Tidak masalah jika Anda belum pernah berinvestasi sebelumnya. Sebagai pemula, Anda bisa membeli produk yang rendah risiko seperti deposito tetap atau berulang, sebelum Anda melanjutkan ke produk investasi yang berisiko lebih tinggi seperti pasar saham atau reksa dana.

Kendalikan kebiasaan belanja Anda. Karena Anda sudah bekerja keras, tak ada salahnya untuk memanjakan diri sekali-sekali. Tetaplah ingat, bahwa kebutuhan Anda masih banyak. Cara smart untuk berbelanja adalah dengan membeli satu jenis barang berkualitas setiap bulan. Misalnya, bulan ini membeli pakaian merek A, bulan depan tas merek B, bulan berikutnya smartphone, dan seterusnya. Dengan demikian, Anda tidak terjebak membeli banyak barang yang tidak perlu. Jangan lupa, sisihkan dulu sebagian gaji Anda untuk ditabung sebelum dibelanjakan. 

Pintar menggunakan kartu kredit. Hari ini, banyak sekali bank yang menawarkan produk kartu kredit. Banyak paket penawaran menarik yang diberikan oleh kartu kredit sekarang ini, seperti cash backready credit, diskon makan, voucher pemeriksaan kesehatan, dan masih banyak lagi. Pastikan Anda membeli kartu kredit yang sesuai kebutuhan Anda, dan gunakan secara bijak.

Namun jangan khawatir dengan penghasilan entry level. Banyak orang-orang di sekitar anda yang masih maklum dengan kondisi anda, sehingga akan memberikan toleransi kepada anda. Dengan kondisi ini, gunakan toleransi dari orang-orang sekitar untuk meningkatkan tabungan. Karena seiring makin dewasa anda, semakin sedikit yang memaklumi kondisi keuangan anda.

 

Tim KompasKarier


Referensikan teman kamu