Meningkatkan Semangat Kerja Dengan Tanaman

Senin, 12 Juni 2017 | 00:00 WIB
Meningkatkan Semangat Kerja Dengan Tanaman

Berdasarkan sebuah penelitian, menempatkantanaman di dalam kantor ternyata membuat pekerja lebih produktif. Psikolog menemukan, bahwa menghadirkan tanaman hijau di tempat kerja menyebabkan bertambahnya konsentrasi staf hingga 15 persen.

 

Demikian kesimpulan para peneliti dari Cardiff University yang memantau dua kantor komersial besar di Inggris dan Belanda. Mereka melaporkan dalam Journal of Experimental Psychology, bahwa setelah membawa masuk tanaman ke dalam kantor, produktivitas karyawan secara keseluruhan meningkat sebesar 15 persen hanya dalam waktu tiga bulan.

"Data dari hasil penelitian ini menunjukkan lingkungan kerja hijau secara konsisten lebih menyenangkan karyawan. Suasananya lebih kondusif untuk konsentrasi, dan lebih produktif untuk bisnis," kata Marlon Nieuwenhuis, peneliti utama Cardiff University, London, Inggris.

"Memang, awalnya hanya akan memperkaya ruang yang sebelumnya tampak sederhana, tapi tanaman ini bisa meningkatkan produktivitas sebesar 15 persen. Penelitian kami menunjukkan, bahwa investasi dalam lanskap kantor dengan tanaman akan meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas mereka," tambahnya.

Dia menambahkan, meskipun penelitian laboratorium sebelumnya sudah menunjukkan hal itu, penelitian Cardiff malah menunjukkan manfaat dalam jangka panjang.

 

"Hal ini langsung menantang filosofi bisnis yang bisa diterima secara luas bahwa kantor bisa lebih produktif," ujar Marlon.

Para ilmuwan berpikir, biologi mungkin ada hubungannya dengan dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan pekerja. Sementara itu, penelitian terpisah telah menemukan bahwa daun menyerap polutan di udara, menyaring debu dan meningkatkan kualitas udara.

Tak hanya itu. Beberapa penelitian sebelumnya bahkan telah memaparkan, bahwa sejumlah besar tanaman pot di kantor dapat mengurangi jumlah karyawan yang sakit. Sampai akhirnya ditemukan teori, orang bekerja dengan lebih baik di lingkungan lebih menyenangkan. Adapun sebagian lainnya merasa karena manajer mereka memberi mereka kesan mereka berinvestasi untuk kesejahteraan mereka, menciptakan insentif lebih besar untuk bekerja keras atas nama perusahaan.

"Secara psikologis, ini memanipulasi kerja nyata tentang apa yang benar dan yang salah dengan desain ruang kerja dan manajemen. Kami sedang mengembangkan template untuk kantor yang benar-benar pintar," kata Dr Craig Ksatria dari University of Exeter, yang juga bekerja pada studi tentang hal ini.

Tim KompasKarier

Referensikan teman kamu