Kita Semua Bisa Jadi Profesional

Kamis, 2 Maret 2017 | 00:00 WIB
Kita Semua Bisa Jadi Profesional

 

Kesan pertama merupakan hal yang cukup berpengaruh terhadap pandangan orang mengenai diri kita, tidak terkecuali kesan pertama atasan terhadap pegawainya. Pegawai merupakan bagian dari komponen perusahaan. Menurut Tohardi (Made Yuniari, dkk, 2009), empat komponen dasar suatu organisasi terdiri dari sumber daya manusia (people), teknologi (technology), prosedur kerja (task), dan struktur organisasi (organization structure). Manusia merupakan komponen yang paling penting. Pegawai sebagai komponen manusia dituntut kualitas kerjanya.


Kualitas sumber daya manusia (SDM) akan menjadi kekuatan bagi manajemen dalam mendukung kinerja perusahaan atau organisasi dalam mencapai tujuan yang baik (Agusthina Risambessy, dkk, 2012). Untuk menjadi seorang pegawai yang berkualitas, perlu adanya usaha, komitmen, dan kerja keras.


Memiliki sikap-sikap tersebut dapat membuat seorang pegawai dipandang baik oleh perusahaan tempatnya bekerja. Sikap-sikap ini akan menentukan hasil kerja si pegawai. Hasil kerja yang baik dapat meningkatkan derajatnya, baik di lingkungan kerja maupun dalam pekerjaannya. Seorang pegawai dapat menjadi panutan bagi rekan kerjanya yang lain dan dapat menjadi andalan perusahaan. Nantinya, hal itu akan berpengaruh terhadap gaji pegawai serta posisi jabatan.


Pegawai dalam kantor juga dituntut untuk memiliki citra yang professional, baik dalam hal fisik seperti berpakaian, maupun dalam sikap kerja. Pegawai tidak hanya harus fokus terhadap diri sendiri, namun juga harus memerhatikan lingkungan dan teman kerja.
Simak cara-cara yang dapat dilakukan untuk menjadi seorang pegawai yang baik.

Cara Berpakaian
Penampilan juga menjadi persyaratan untuk menjadi seorang pegawai yang profesional, karena hal ini menjadi kesan pertama bagi rekan kerja dan lingkungan. Pegawai dituntut memakai pakaian yang pantas, tidak berlebihan, serta rapi. Sehingga penampilannya enak dipandang.

Budaya Kantor
Penting bagi seorang pegawai untuk mempelajari budaya dalam perusahaan tempatnya bekerja. Mempelajari budaya kantor bisa dari sikap yang ditunjukkan rekan kerja, hubungan rekan kerja dengan atasan, dan sebaliknya. Pengetahuan tersebut dapat membuat seorang pegawai lebih mudah menyesuaikan diri dengan pekerjaannya.

Semangat Kerja
Pegawai yang memiliki semangat kerja tinggi lebih mudah disukai oleh atasan. Semangat kerja dapat ditunjukkan dari usaha pegawai yang datang lebih cepat dari waktu masuk kantor dan pulang setelah waktunya. Kontribusi lebih dan inisiatif juga menjadi salah satu hal yang dapat dilakukan seorang pegawai untuk menunjukkan semangat kerjanya.

Menjaga Hubungan Sosial
Pegawai dituntut untuk mampu menjaga hubungan sosialnya, baik dengan rekan-rekan satu divisi maupun dengan divisi lain. Hubungan sosial yang baik dapat dijaga dengan cara bekerjasama secara positif, bersikap ramah, dan mengingat nama serta jabatan rekan kerja. Hal ini akan memberikan kesan yang baik bagi atasan kerja.

Hal-hal sederhana di atas dapat diterapkan untuk menjadi seorang pegawai yang berkualitas. Jika berhasil, Anda akan memberi kesan baik terhadap rekan kerja, lingkungan, maupun atasan kerja. Seorang pegawai perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan beradaptasi dengan dunia kerja yang profesional. Hal tersebut dapat menjadikan seorang pegawai dapat bertahan berprestasi di kehidupan kerja, baik dalam aspek sosial maupun pekerjaan.

Referensikan teman kamu