Teknik Mengumpulkan Modal Usaha Bagi Pemula

Selasa, 9 Januari 2018 | 00:00 WIB
Teknik Mengumpulkan Modal Usaha Bagi Pemula

Profesi menjadi wirausahawan atau entrepreneur di zaman digital ini kini semakin menjadi pilihan bagi anak-anak muda.

Terbukanya akses internet yang luas di Indonesia membuka berjuta peluang bagi banyak orang untuk membuka usaha sendiri.

Alih-alih menjadi karyawan di sebuah kantor, membuka usaha sendiri terasa lebih seksi dan sesuai karakter generasi milenial.

Namun, membuka usaha tidaklah semudah membalik telapak tangan.

Selain harus menyiapkan mental menghadapi berbagai tantangan bisnis, hal utama yang harus dipikirkan bila Anda berniat membuka usaha adalah kesiapan modal.

Modal usaha adalah tugas kedua setelah Anda memutuskan konsep usaha yang hendak Anda bangun, termasuk segmen pasar yang digarap.

Setelah konsep usaha sudah jelas, Anda bisa mulai memikirkan kebutuhan modal,. Anda bisa memulai dari apa yang Anda miliki saat ini. Modal usaha tidak selalu dalam bentuk duit atau dana segar.

Bila hendak memulai usaha kuliner, sebagai contoh, peralatan dapur yang ada di dapur sekarang  bisa menjadi modal utama Anda.

Mobil atau rumah juga bisa menjadi modal usaha yang dapat Anda manfaatkan di awal-awal perintisan usaha.

Berikut beberapa jenis sumber modal yang bisa Anda timbang agar perintisan usaha Anda sukses:

1.     Modal sendiri

Keuntungan memakai modal sendiri adalah Anda tidak terikat dengan pihak manapun dalam mengembangkan usaha. Keuntungan usaha juga bisa Anda nikmati sendiri tanpa harus menyetor ke pihak lain.

Dengan modal sendiri, Anda bebas mengembangkan bisnis sesuai keinginan tanpa harus melaporkan perkembangan ke pihak tertentu.

Kekurangannya, modal sendiri biasanya terbatas. Selain itu, risiko juga Anda tanggung sepenuhnya sendiri. Bila usaha Anda ternyata gagal, semua risiko Anda tanggung dan bisa berimbas pada keuangan pribadi.

2.    Modal kerabat

Memiliki banyak teman dapat memudahkan Anda mendapatkan pinjaman modal lunak alias tanpa bunga. Manfaatkan jaringan pertemanan Anda dan keluarga.

Kelebihan meminjam dari kerabat adalah Anda bisa mendapatkan pinjaman modal tanpa bunga. Selain itu, pinjaman dari kerabat juga tidak berarti mereka terlibat dalam pengembangan usaha Anda. 

Kekurangannya, nilai pinjaman dari kerabat biasanya juga terbatas. Kecuali Anda memiliki kerabat berkocek tebal, jarang terjadi orang meminjamkan uang tanpa agunan dalam jumlah besar. Siasatnya, Anda bisa meminjam ke lebih dari satu teman atau keluarga.

3.    Modal patungan

Bila modal sendiri kurang dan mendapatkan pinjaman lunak dari kerabat juga susah, Anda bisa menggandeng teman untuk berpatungan memodali usaha.

Cara ini menjadikan kerabat atau  teman Anda sebagai pemegang saham. Anda harus memperhatikan pembagian hak dan kewajiban untuk menghindari potensi konflik.

4.    Modal bank

Cara ini bisa ditempuh bila usaha Anda sudah dalam tahap pengembangan minimal sudah berjalan lebih dari 1 tahun. Pasalnya, bank Cuma mau membiayai usaha yang sudah berjalan.

Bila usaha Anda baru bersifat rintisan, Anda bisa menimbang memanfaatkan memakai kartu kredit atau pinjaman kredit tanpa agunan.

Masalahnya, seringkali usaha rintisan akan tidak sesuai dengan konsep saat eksekusi. menggunakan modal pinjaman akan menggerus laba di awal Anda mulai membuka usaha karena Anda harus membayar bunga. Jika rugi, maka beban bunga yang harus Anda tanggung akan menjadi tantangan yang lebih.

Bagaimana pun, berusaha adalah sebuah perjalanan. Jika Anda sudah berhitung dan yakin, maka perjalanan seberat apapun Akan anda jalani. Jangan menyerah dan terus konsisten merupakan modal utama dalam berusaha. 

 

Tim KompasKarier 

Referensikan teman kamu